aku tidak mengenal wangi ini
atau mungkin aku terlalu mengenalnya
sehingga yang kurasa hanya biasa
wangi ini mengikutiku selayaknya aku adalah ibu sumbernya
wangi lembut teman hati kala sunyi
sekilas tersapu bayu tapi terkait di ujung indra
tetap di situ, tidak beranjak pergi
menunggu waktu menjemput penat
ini wangi sepi
yang dulu sering aku lesap aromanya
menemani jarum hati yang mengalir lewat mata
di batas senja yang kali ini tidak jingga