apalah aku untukmu, Bumi?
anginkah untuk menyapu peluh kala penat?
airkah untuk memuaskan dahaga kala kerontang?
apalah aku untukmu, Bumi?
sebuah siluet yang segera memudar oleh waktu
selarik garis yang kelak menjadi titik, karena arah sedang berbalik memusuhi
apalah aku untukmu, Bumi?
terpagut aku pada kenangan
tertohok aku pada asa
apalah aku untukmu, Bumi?
aku hanya jiwa lelah
yang ingin berlabuh dalam lelap yang damai
apalah aku untukmu, Semesta?
wah bagus bgt puisinya.. Salam kenal..